TUGAS 1 ETIKA PROFESI

Nama: Indra Bagus Pratama
Kelas : 4ID03
NPM : 33411586

Berbicara mengenai etika, etika berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu “Ethikos” yang berati timbul dari kebiasaan, adalah cabang utama dari filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk dan tanggung jawab, sedangkan profesi merupakan suatu pekerjaan yang melaksanakan tugasnya memerlukan atau menuntut keahlian (expertise), menggunakan teknik-teknik ilmiah, serta dedikasi yang tinggi. Berikut ini merupakan pembahasan mengenai etika profesi seseorang sebagai seorang profesional:

1. Apa sebenarnya kepakaran dari seorang sarjana teknik industri?
Jawab:
Secara teori, kepakaran adalah pengetahuan yang ekstensif (meluas) dan spesifik yang diperoleh melalui rangkaian pelatihan, membaca, dan pengalaman. Seorang sarjana teknik industri diwajibkan untuk memiliki kemampuan pemecahan masalah yang kuat terhadap berbagai masalah yang dihadapi, serta keputusan yang diambil harus tepat sasaran sehingga hasil yang didapat akan lebih optimal terutama dalam mengatasi keterbatasan perusahaan. 

Teknik industri berfokus pada perancangan, peningkatan, dan instalasi dari sistem terintegrasi atas manusia, material, peralatan, dan energi. Beberapa keahlian mendasar yang harus dimiliki adalah 3M (Merancang, Meningkatkan, dan Menginstalasi). Menrancang menunjukkan kemampuan untuk secara kreatif mengkombinasikan pengetahuan yang telah dimiliki ke dalam sebuah rancangan sistem. Sistem disini tidak hanya berupa sistem pabrik atau organisasi, tetapi dapat  berupa merancang sistem solusi. Meningkatkan, dapat diterjemahkan sebagai manajemen. Berdasarkan definisi dari berbagai sumber kemampuan "meningkatkan" dari seorang sarjana teknik industri menunjukkan kemampuan dalam pemecahan masalah karena inti dari peningkatan adalah kemampuan pemecahan masalah. ini mencakup kemampuan analisis, berfikir sistem dan lain sebagainya. Menginstalasi, menunjukkan kemampuan untuk melakukan pendefinisian langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melakukan instalasi terhadap rancangan sistem, Menginstalasi memaksa seorang teknik industri untuk berfikir jauh ke depan dalam merancang dan meningkatkan sistem.
dan sistemik dengan pendekatan multi-disiplin tentunya dalam kerangka keilmuan teknik industri. Keilmuan teknik industri sendiri merupakan keilmuan teknik yang unik karena telah mengandung pendekatan multi-disiplin dalam pendefinisian keilmuannya. Walaupun respons pengguna lulusan kami sangat menggembirakan, tentunya untuk menjaga kepercayaan masyarakat industri, perlu secara terus-menerus mengintegrasikan perkembangan terbaru keilmuan Teknik Industri sehingga secara rutin pula akan kami evaluasi dan sesuaikan. - See more at: http://www.ie.ui.ac.id/sse-ti-ui/definisi-teknik-industri-ui/#sthash.GZ6mfyim.dpuf
dan sistemik dengan pendekatan multi-disiplin tentunya dalam kerangka keilmuan teknik industri. Keilmuan teknik industri sendiri merupakan keilmuan teknik yang unik karena telah mengandung pendekatan multi-disiplin dalam pendefinisian keilmuannya. Walaupun respons pengguna lulusan kami sangat menggembirakan, tentunya untuk menjaga kepercayaan masyarakat industri, perlu secara terus-menerus mengintegrasikan perkembangan terbaru keilmuan Teknik Industri sehingga secara rutin pula akan kami evaluasi dan sesuaikan. - See more at: http://www.ie.ui.ac.id/sse-ti-ui/definisi-teknik-industri-ui/#sthash.GZ6mfyim.dpuf
n untuk secara kreatif mengkombinasikan pengetahuan yang telah dimiliki kedalam sebuah rancangan sistem. Sistem disini tidak hanya berupa sistem pabrik atau organisasi, tetapi dapat berupa pula merancang sistem solusi, yaitu rancangan solusi yang multidisiplin, multiapproach dan multidimensi. - See more at: http://www.ie.ui.ac.id/sse-ti-ui/definisi-teknik-industri-ui/#sthash.GZ6mfyim.dpuf

2. Tuliskan karakter-karakter tidak ber-etika menurut kalian dalam kehidupan sehari-hari (beri 5 contoh dan analisa)!
Jawab:
Dasarnya, etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Beberapa karakter yang dianggap tidak beretika adalah sebagai berikut:

Angkuh atau Arogan
"Sifat angkuh atau arogan merupakan sifat yang dianggap sangat buruk karena menganggap orang lain lebih rendah dibandingkan dirinya sendiri. Sifat angkuh biasanya membuat seseorang merasa superior dibandingkan yang lain, apapun ucapan, perbuatan, ataupun lain sebagainya sulit untuk disanggah sehingga seseorang yang memiliki sifat ini sulit untuk mendapatkan kritik. Yang sebenarnya fungsi dari kritik itu sendiri adalah membangun pribadi yang lebih baik"

Sombong
"Sombong hampir sama dengan angkuh merupakan salah satu sifat yang menganggap dirinya selalu lebih dari orang lain, sehingga timbul sikap meremehkan dan merendahkan orang lain"

Pendendam
"Sifat pendendam berarti tidak ikhlas karena merasa tersakiti tersaingi. biasanya orang yang pendendam ini hidupnya tidak pernah bahagia, bawaannya selalu cemas & khawatir. Sifat ini dapat menimbulkan rasa iri hati pada orang lain, rasa permusuhan terus menerus, dan lain sebagainya"

Membicarakan orang Lain
"Berbicara seperlunya, ucapkan yang kiranya baik untuk diucapkan hindari yang buruk untuk diucapkan. Seseorang yang memiliki sifat ini memang tidak berdampak langsung ke orang yag dibicarakan, tapi berdampak membuat orang yang dibicarakan dapat direndahkan orang lain ataupun dikucilkan apabila ucapan dari seseorang tersebut bersifta negatif. Hadits Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam menyatakan, “Termasuk kebaikan Islamnya seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna.” (HR.Ahmad dan Ibnu Majah)"

Pemalas
"Malas adalah suatu perasaan di mana seseorang akan enggan melakukan sesuatu karena dalam pikirannya sudah memiliki penilaian negatif atau tidak adanya keinginan untuk melakukan hal tersebut"


2. Tuliskan aktivitas tidak ber-etika profesional dalam bekerja (beri 5 contoh dan analisa)!
Jawab:
Aktivitas tidak ber-etika profesional dalam bekerja maksudnya sikap seseorang yang dapat dibilang "curang" dalam menjalankan tugasnya sehingga ada orang lain yang dirugikan yang diakibatkan ulah seseorang tersebut. Berikut ini adalah contohnya:
 
 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lalai dalam bekerja
"Banyak masayarakat berlomba-lomba untuk dapat menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS). Nyatanya setelah mereka sukses menjadi PNS banyak diantara mereka yang lalai dalam bekerja, tidak datang sesuai dengan jam yang ditentukan ataupun mangkir pada jam kerja. Walau sebenarnya masih banyak pegawai negeri sipil yang bertanggung jawab."

Pejabat yang menggunakan kekuasaan seenaknya
"Pejabat atau anggota dewan merasa mempunyai hak lebih serta keistimewaan dalam kehidupan bermasyarakat. Merasa mempunyai kekuasaan, terkadang seorang pejabat tidak mau disalahkan apabila melanggar aturan"

Pengawal kendaraan pejabat
"Bertugas sebagai pengawal kendaraan pejabat negara seorang pengawal diwajibkan untuk menjaga serta mengamankan jaluir yang dilalui pejabat supaya aman dan tepat waktu sampai tujuan. Terkadang sikap dari seorang pengawal kelewat batas, terlalu mengamankan seorang pejabat terkadang mereka tidak memikirkan masyarakat sekitar yang juga pengguna jalan tersebut. Tidak sedikit kasus yang menyebabkan meninggalnya pengguna jalan yang diakibatkan tertabrak oleh rombongan mobil pejabat yang melaju kencang seperti yang terjadi pada beberapa waktu lalu yang mengakibatkan tewasnya 2 orang pengendara sepeda motor"

Pedagang curang dengan menambahkan pemberat timbangan
"Kebutuhan hidup yang semakin tinggi menyebabkan seorang harus kreatif dalam memanfaatkan peluang. Kreatif disini tidak selalu bermakna positif, tetapi terkadang malah cenderung negatif. Sering ditemukan pedagang yang menambahkan pemberat timbangan dengan menggunakan magnet sehingga berat barang yang dibeli tidak sesuai dengan berat barang aslinya"

Sales yang tidak bertanggung jawab
"Seorang sales biasanya mengumbar banyak janji supaya produk yang mereka jual dapat laku terjual. Terkadang banyak bonus yang mereka tawarkan untuk menarik minat konsumen, bahkan bonus yang ditawarkan diluar dari batas yang ditentukan perusahaan atau produk yang dijual sales atau dalam kata lain bonus yang ditawarkan tidak termasuk include dalam pembelian. Setelah produk dibeli oleh konsumen, dan uang dibayarkan sesuai nominal yang disepakati, bonus yang dijanjikan tidak diberikan oleh sales sehingga menyebabkan konsumen rugi"


These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati
Reactions: 

Leave a comment